Kegiatan pertemuan orangtua murid di TK Notre Dame Jakarta terlaksana pada hari Sabtu, 3 Agustus 2019. Tujuan diadakannya pertemuan adalah agar terjalin komunikasi, ketelibatan orangtua murid, kerjasama yang baik sehingga sekolah memperoleh gagasan-gagasan baru yang membantu perkembangan sekolah kearah yang lebih baik.  Pertemuan itu dihadiri oleh orangtua kelompok MOM and ME, KBK (kelompok bermain kecil), KBB (kelompok bermain besar),  TK A dan TK B . Para orangtua murid sebelum masuk Aula terlebih dahulu dipersilahkan untuk mengisi buku absen yang telah disediakan.   

Ilustrasi: Arsip Sekolah Notre Dame

Pertemuan dimulai pukul 07.20 dibuka oleh MC Ibu Ninik Palupi yang membacakan seluruh rangkaian acara, untuk mengawali pertemuan orangtua murid pada pagi itu Sr. Maria Clarisa, SND berkenan untuk memberikan doa, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan konduktor Ibu Yohanna Waryanti. Mengawali acara inti persembahan penampilan Paduan Suara dari anak-anak TK B yang menyanyikan dua lagu  yaitu “ Mars Notre Dame & Kalau Ku Gembira ” . Dilanjutkan Sambutan dan paparan kepala sekolah Ibu Yulita Wuryani, dengan memperkenalkan seluruh staf di TK Notre Dame dan paparannya tentang:

  • Keunggulan TK Notre Dame :
    • Pembiasaan santun dan berfikir kritis untuk murid
    • Sikap hormat dan peduli
    • Membekali ketrampilan dasar yang cukup
    • Pembiasaan peduli akan diri sendiri dan orang lain
    • Kemandirian pada anak
    • Hidup sosial dengan teman dan orangtua
    • Kegiatan yang memupuk bakat
    • Gerakan Nasional Orangtua Membacakan Buku (Gernasbaku), sekolah mengundang orangtua murid untuk membacakan buku.
  • Moto sekolah Notre Dame – Membangun karakter dan Mendidik nalar
  • Siapa diri anak?
    • Anak adalah pribadi yang secitra dengan Allah; dicintai sepenuh hati harus dihargai, dimengerti dan tidak dimarahi; tidak dibandingkan dengan anak lainnya; fotocopy dari orang tua; bertambah umur dan tidak lagi anak kecil; selalu mencoba hal baru; aktif, kreatif dan inovatif; perlu pendampingan untuk menggali talenta yang dimiliki.
    • Keunggulan TK Notre Dame : Pembiasaan nilai Katolik. (hening)
  • Pendiri Konggregasi Notre Dame, Bapak pendidikan konggregasi Notre Dame sebagai panutan para murid.
  • Pembelajaran Montessori.
    • Gerakan Nasional Orangtua Membacakan Buku (Gernasbaku), sekolah mengundang orangtua murid untuk membacakan buku

Inti kedua dari wakil sekolah bidang kesiswaan Ibu Sofi Diana Dilan tentang tata tertib berpakaian orang tua saat berada di lingkup sekolah, batas mengantar anak saat sampai disekolah dan disiplin waktu saat antar dan jemput anak.

     Inti ketiga dari wakil bidang kurikulum Ibu Mariana Suprapti yang memaparkan, tema dalam satu tahun, adanya puncak tema yang melibatkan orantua sebagai volentir , pembelajaran tidak menekankan pada calistung/baca, tulis , hitung (cukup mengenalkan calistung saja), tapi menekankan pada pembentukan karakter. Program terbaru adanya Moving kelas yaitu anak belajar sesuai minat yang setiap harinya membuka 3 area.

     Dari koordinator ekstrakurikuler Ibu Maria Goretti Vira menjelaskan tentang pelaksanaan ekstrakurikuler, katalog, pendaftaran dan ekstra yang berbayar serta drumband dengan sistem seleksi dari pelatih.

      Perutusan dari SD Notre Dame Jakarta oleh SR. Maria Nikoline, SND selaku kepala sekolah yang memaparkan tentang keunggulan SD Notre Dame diantaranya adanya Bridging teacher, bilingual class, pembiasaan kelas 1-3, dokter kecil , Guardian Angel dan masih banyak lagi.

      Inti keempat dari wakil bidang administrasi Ibu Agnes Mugiyati yang menjelaskan tentang penggunaan uang kegiatan selama satu tahun yaitu untuk alat tulis siswa, alat peraga pembelajaran, penunjang pembelajaran juga untuk pelaksanaan kegiatan lomba interen (HUT RI, BKSN, hari Kartini) dan eksteren , Hari Pangan Sedunia/HPS, Field Trip, Natal, Paskah, Imlek, Konser Musik dan Rekoleksi & Graduasi khusus untuk TK B.

     Inti kelima pemaparan Montessori oleh Ms Devi. Montesori adalah suatu metode yang menekankan pada aktivitas pengarahan diri anak, dan pengamatan klinis dari guru yang berfungsi sebagai fasilitator atau pendamping, metode ini juga menekankan pentingnya penyesuaian dari lingkungan belajar dengan tingkat perkembangan anak. Sebagai penutup MC mewakili sekolah sangat mengharapka masukan dan evaluasi yang membangun  dan mengucapkan terimakasih atas kehadiran para orangtua yang mencapai 77% serta kepercayaannya telah menitipkan putra-putrinya disekolah TK Notre Dame. Akhir acara Ibu Yanti menyanyikan lagu pujian yang dilanjutkan dengan doa penutup.

( Oleh: Agnes Mugiyati, S.Pd , Wakil Kepala TK Notre Dame – 2019 )

Bagikan Halaman Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •